Sistem Informasi Berbasis Web dan Android - Pesantren Miftahul Fallah

BAB I
PENDAHULUAN

1.1.            Latar Belakang
            Perkembangan bidang Teknologi Informasi belakangan ini semakin pesat. Pada saat ini hampir semua pekerjaan baik dalam dunia usaha, perdagangan, perkantoran, sekolahan perguruan tinggi sudah memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada, dan hal tersebut memungkinkan semua bidang pekerjaan manusia dapat semakin ringan dikerjakan dengan bantuan Komputer dan Teknologi yang lain.
            Dalam dunia pendidikan,teknologi komputer menjadi suatu kebutuhan yang mendasar, penggunaan komputer untuk pekerjaan yang berkaitan dengan manajemen sekolah dan administrasi juga sangat dibutuhkan untuk meminimalisir kesalahan yang terjadi bila suatu pekerjaan dikerjakan secara manual. Salah satu penerapan teknologi komputer dalam dunia pendidikan adalah sistem informasi akademik.Sistem informasi akademik diperlukan pesantren agar pesantren dapat memberikan layanan optimal terhadap santri dan pekerjaan yang berhubungan dengan administrasi dan manajemen pesantren bidang akademik dapat terselesaikan dengan lebih baik dan lebih cepat serta kesalahan yang diakibatkan oleh manusia dapat diminimalisir.Informasi adalah suatu hasil pengolahan data yang penting bagi penerimaannya. Untuk mendapatkan dan menghasilkan informasi, komputer dan teknologi adalah suatu alat bantu yang tepat.website adalah salah satu revolusi dibidang informasi berbasis teknologi internet.website diharapkan dapat dijadikan alternative bagi pengembangan sistem informasi yang lebih efektif dan efisien dengan biaya yang rendah dimasa mendatang .
            Pesantren Miftahul Fallah merupakan salah satu Yayasan yang ikut serta mengembangkan Pendidikan sebagaimana program Dinas Pendidikan danKementrian Agama guna mencerdaskan anak bangsa dengan didirikannya Madrasah Tsanawiyah, miftahul fallah berdiri pada tahun 2014, Selama ini, sistem informasi pesantren Miftahul Fallah masih  menggunakaan sistem  pengelolaan  secara  manual  atau  sudah  menggunakan  komputer tetapi belum  menggunakan  internet.  Sistem  tersebut  tentu  saja  memiliki  banyak sekali  kelemahan  yang  implikasinya  adalah  lemahnya  sistem  administrasi, pemborosan  tenaga,  pelayanan  yang  kurang  optimal  dan  kualitas  data  yang rendah.Maka diperlukan sebuah sistem yang terkomputerisasi untuk pengolahan data di pesantren.Dimana nantinya sistem dapat membantu dalam pengolahan data guru, pesantren, mata pelajaran, kelas, rekapitulasi absensi santri, pengolahan nilai santri, pembuatan buku laporan hasil belajar setiap semesternya serta membantu pihak sekolah dalam pengambilan keputusan dalam kenaikan kelas.
            Dengan melihat kenyataan tersebut, penulis bermaksud mengadakan penelitiandan berupaya untuk megembangkan sistem pengolahan data di Pesantren Miftahul berbasis teknologi informasi, sesuai dengan judul skripsi“Sistem Informasi Pesantren Miftahul Fallah Berbasis Web dan Android”.

1.2.            Rumusan Masalah

            Dari latar belakang masalah yang telah diuraikan,maka diperlukan suatu rumusan masalah yang tepat. Sedangkan rumusan masalah yang dapat dirumuskan dalam penelitian ini adalah:
a.       Merancang sistem informasi yang tepat pada Pesantren Miftahul Fallah.
b.      Membangun sistem informasi yang tepat untuk pesantren Miftahul Fallah.
c.       Menjadikan sistem informasi pesantren berbasis web Miftahul Fallah yang dapat diakses menggunakan perangkat mobile melalaui sistem operasi android.

1.3.            Batasan Masalah

            Supaya penelitian yang dilakukan ini lebih mengarah pada tujuan, maka diperlukan ruang lingkup permasalahan. Adapun ruang lingkup permasalahan yang dapat dibatasi dalam penelitian ini adalah:
a.    Penyajian informasi hanya meliputi data guru, data santri, data niali rapor, jadwal pelajaran sekolah, jadwal pelajaran ngaji, dan dapat diakses pada website melalui perangkat mobile yang digunakan  android.
b.    Bahasa pemograman yang digunakan adalah php dan database mysql.
c.    Operasi aplikasi android dibuat menggunakan Apk Builder 2.0.
d.   Aplikasi yang telah dkembangkan dapat dijalankan secara Online.

1.4.            Tujuan Penelitian

            Penulis ini bertujuan merancang dan membangun Sistem Informasi Pesantren Terpadu Miftahul Fallah yang dapat mempermudah proses kinerja Staff TU.

1.5.            Manfaat Penelitian

            Sistem Informasi data Pesantren mempunyai banyak manfaat bagi semua pemegang  kepentingan.  Selain  mempermudah  dan  merapikan  proses administrasi pendidikan,Adapun manfaat dari Sistem Informasi data pesantren adalahsebagai berikut:

  1. Memudahkan pekerjaan staff TU,dan guru dalam mengolah data santri sehingga pekerjaan tersebut dapat diselesaikan dengan cepat dan akurat. 
  2. Siswa bisa mendapatkan informasi akademik yang diinginkan dengan mudah dan cepat..
  3. Meningkatkan efisiensi terutama karena berkurangnya dukumen yang harus dicetak secara fisik.
  4. Meningkatkan transparansi informasi data Pesantren.
  5. Sebagai salah satu sarana promosi yang dapat meningkatkan prestasi pesantren.

1.6.            Metodologi Penelitian

        Untuk teknik pengumpulan data dalam penyusunan skripsi ini, penulis berusaha mengumpulkan data yang diperlukan secara lengkap terutama untuk menunjang kelengkapan laporan ini. Adapun Metode dan Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data ini yaitu :


1.    Metode Pengumpulan Data
a.    Wawancara
Wawancara merupakan proses komunikasi yang sangat menentukan dalam proses penelitian. Pada penelitian ini, penulis melakukan wawancara dan tanya jawab langsung dengan pihak yang berkepentingan dan berkaitan dalam pelaksanaan sistem yang sedang berlaku tersebut. Data yang telah di dapat dikumpulkan untuk dikaji kembali agar mendapatkan pemahaman yang tepat.
b.      Studi Pustaka
Dalam penelitian ini, penulis mencari dan mempelajari buku – buku, jurnal – jurnal, artikel – artikel laporan penelitian dan bahan – bahan yang diperoleh dari internet yang berkaitan dengan topic pembahasan skripsi dan membahas secara lengkap tentang web  dan android . Hal ini dimaksudkan untuk memperoleh dasar dalam penerapan sistem informasi pesantren berbasis web danandroid. Sehingga penulis berharap penelitian ini akan berjalan dengan baik dan benar.
c.       Pengamatan ( observasi )
Pada penelitian ini, penulis melakukan observasi langsung , serta meneliti prosedur yang berlaku dalam pelaksanaan yang sedang berjalan serta mempelajari permasalahan yang ada dalam membangun  sistem. Sehingga memperoleh data yang dapat digunakan dalam penyusunan skripsi ini.

1.7.            Sistematika Penulisan

            Sistematika penulisan tugas akhir ini disusun untuk memberikan gambaran umum tentang penelitian yang dijalankan. Sistematika penulisan tugas akhir ini adalah sebagai berikut:
BAB I PENDAHULUAN
Menguraikan tentang latar belakang permasalahan, mencoba merumuskan inti permasalahan yang dihadapi, menentukan maksud dan tujuan penelitian yang diikuti dengan pembatasan masalah, metode penelitian serta sistematika penulisan.
BAB II   LANDASAN TEORI
Pokok bahasan menguraikan teori-teori yang mendasari pembahasan secara detail, dapat berupa definisi-definisi atau model yang langsung berkaitan dengan ilmu atau masalah yang diteliti.
BAB III  ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
Dalam bab ini diuraikan tentang perancangan sistem dimulai dengan analisa perancangan sistem,diagram alir data (DFD), desain file, desain input, dan algoritma program.
BAB IV   PENGUJIAN DAN PEMBAHASAN
Pada bagian ini berisi penjelasan tentang strategi pengujian dan teknik pengujian yang dilakukan.
BAB V    IMPLEMENTASI
Membahas implementasi dari hasil tahapan analisa dan perancangan ke dalam sebuah perangkat lunak.Bab ini juga berisi pengetesan perangkat lunak yang tela dibuat.
BAB VI   KESIMPULAN DAN SARAN
Pada bab ini dijelaskan tentang kesimpulan dan saran dari penulis untuk hasil pembahasan tugas akhir.


BAB II
LANDASAN TEORI


2.1.            Tinjauan Pustaka

            Menurut Albertus (2006), tinjauan pustaka adalah proses pencarian data dari berbagai referensi yang ada mengenai objek penelitian yang akan diteliti. Tinjauan pustaka juga disebutkan sebagai uraian sistematis tentang informasi hasil penelitian yang disajikan dalam referensi menghubungkan dengan masalah penelitian yang sedang diteliti, fakta – fakta yang dikemukakan sejauh mungkin diacu dari sumber aslinya.

2.2.            Pengertian Sistem Informasi

1.      Pengertian  sistem  informasi  menurut  Jogianto  dalam bukunya yang berjudul  Analisis dan Desain Sistem Informasi“Sistem  informasi  adalah  suatu  sistem  di  dalam  suatu organisasi  yang  mempertemukan  kebutuhan  pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar  tertentu  dengan  laporan–laporan  yang diperlukan.”(2005:11)
2.      Menurut  Al-Bahra Bin  Ladjamudin dalam bukunya  yang berjudul  Analisis  dan  Desain  Sistem  Informasi“sistem informasi adalah suatu sistemyang  dibuat  oleh  manusia  yang  terdiri  dari  komponen–komponen  dalam  organisasi  untuk  mencapai  suatu  tujuan yaitu menyajikan informasi.”(2005:13)

2.2.1.      Pengertian Sistem

            Pada dasarnya sistem adalah suatu kerangka dari prosedur-prosedur yangsalingberhubungan,yang disusun sesuai denganskemayangmenyeluruh untuk melaksanakan suatu kegiatan atau  fungsi utama  dari perusahaanyang dihasilkan oleh  suatu  proses  tertentu  yang  bertujuan  untuk  menyediakan  informasi  untuk membantu mengambil keputusan manajemen operasi perusahaan dari hari ke hari sertamenyediakan  informasi  yang  layak  untuk  pihak  di  luar  perusahaan.Pengertian Sistem yang dikemukakan oleh para ahli adalah sebagai berikut:
1.      Menurut  Azhar  Susanto  (2013:22)  dalam  bukunya  yang  berjudul  Sistem Informasi Akuntansi “ Sistem  adalah  kumpulan/group  dari  sub  sistem/bagian/komponen apapun baik phisik ataupun non phisik yang saling berhubungan satu sama lain  dan  bekerja  sama  secara  harmonis  untuk  mencapai  satu  tujuan tertentu”.
2.      Menurut  Sutarman  (2009:5),  dalam  bukunya  yg  berjudul  PengantarTeknologi Informasi “  Sistem  adalah  kumpulan  elemen  yang  saling  berinteraksi  dalam  suatu kesatuan untuk menjalankan suatu proses pencapaian suatu tujuan utama ”.
3.      Menurut Jogiyanto (2009:34) dalam  bukunya  yang berjudul  Analisis dan Desain Sistem Informasi “Sistem  dapat  di  definisikan  dengan  pendekatan  prosedur  dan dengan pendekatan komponen “.

2.2.2.      Pengertian Informasi

1.      Pengertian  informasi  menurut  Jogianto  dalam  bukunya yang  berjudul  Analisis  dan  Desain  Sistem  Informasi “informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya.” (2005:8)
2.      Menurut  Al-Bahra Bin  Ladjamudin dalam bukunya  yang berjudul  Analisis  dan  Desain  Sistem  Informasi  “informasi  adalah  data  yang  telah  diolah menjadi  bentuk  yang  lebih  berarti  dan  berguna  bagi penerimanya  untuk  mengambil  keputusan  msa  kini  maupun yang akan datang.” (2005:8)

            Berdasarkan  pengertian  di  atas  penulis  menyimpullkan sistem  informasi  adalah  pengolahan  transaksi  yang  dibuat oleh manusia untuk menyajikan informasi

2.2.3.      Komponen Sistem Informasi

            Sistem informasi terdiri dari lima sumber daya yang dikenal sebagai komponen sistem informasi. Kelima sumber daya tersebut adalah manusia, hardware, software,data dan jaringan. Kelima komponen tersebut dapat diklasifikasikan sebagai berikut :

  1. Hardware dan Software yang berfungsi sebagai mesin.
  2. People dan procedures yang merupakan manusia dan tatacara menggunakan mesin.
3.      Data merupakan jembatan penghubung antara manusia dan mesin agar terjadi suatu proses pengolahan data. (Ladjamudin, 2005)

2.3.            Pengertian Android

1.    Menurut Teguh Arifianto (2011 : 1), android merupakan perangkat bergerak pada sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis linux.
2.    Menurut Hermawan (2011 : 1), Android merupakan OS (Operating System) Mobile yang tumbuh ditengah OS lainnya yang berkembang dewasa ini. OS lainnya seperti Windows Mobile, i-Phone OS, Symbian, dan masih banyak lagi. Akan tetapi, OS yang ada ini berjalan dengan memprioritaskan aplikasi inti yang dibangun sendiri tanpa melihat potensi yang cukup besar dari aplikasi pihak ketiga. Oleh karena itu, adanya keterbatasan dari aplikasi pihak ketiga untuk mendapatkan data asli ponsel, berkomunikasi antar proses serta keterbatasan distribusi aplikasi pihak ketiga untuk platform mereka.
Berdasarkan pendapat diatas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa android adalah sistem operasi berbasis linux yang sedang berkembang ditengah OS lainnya.

2.4.1.      Versi Android 1.1

            Android pertama yaitu versi 1.1 di rilis pada 9 Maret 2009 oleh Google. Android versi ini dilengkapi dengan fitur yang di suport oleh Google Mail Service dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.

2.4.2.      Android Cupcake ( Versi 1.5 )

            Android Cupcake atau Android Versi 1.5 ,Versi kedua android ini mendukung berbagai fitur yang lebih lengkap diantaranya adalah upload Video ke Youtube atau Gambar ke Picasa langsung dari telepon selular. Bluetooth A2DP yang sudah terintegrasi.

2.4.3.      Android Donut ( Versi 1.6 )

            Satu lagi nama unik os android yaitu android donut. nama lain dari Versi Android 1.6. Android Donut lebih mengembangkan aplikasi - aplikasi standart pada hp diantaranya Proses searching yang lebih baik, Fitur pada galery yang lebih "user friendly", Mendukung Resolusi Layar WVGA, Peningkatan Android Market dan Aplikasi , juga mampu Upgradeable ke versi 2.1 (Eclair).

2.4.4.      Android Éclair ( Versi 2.0 / 2.1 )

            Versi Android selanjutnya adalahversi 2.0 / 2.1 atau yang disebut juga Android Eclair yang merupakan urutan generasi ke 4 dari banyak versi Android yang ada, terdapat penambahan google map di versi ini., juga beberapa penambahan fitur yang lebih canggih dan bagus seperti Kamera 3,2 Megapixel yang didukung oleh "flash", Daftar kontak baru yang elegan,  HTML5 telah terdukung pada perubahan UI dengan browser baru dan terakhir Bluetooth 2.1 dengan kecepatan trasfer file yang lebih cepat.

2.4.5.      Android Frozen Yogurt / Froyo ( Versi 2.2 )

            Android versi 2.2 Froyo pertamakali diluncurkan pada tahun 2010.Android versi ini sudah dilengkapi dengan beragam fitur baru seperti adobe flash dan dikalim memiliki kecepatan 3 sampai 5 kali lebih cepat dari versi terdahulunya. Sedangkan fitur terbarunya adalah Mampu merekam video dengan HD Quality, Bisa meletakkan aplikasi di dalam MMC/SD Card, Bisa untuk dijadikan Hotspot, Performa yang meningkat, Kemampuan auto update dalam Android Market.

2.4.5.      Android Gingerbread (versi 2.3)

            Android Gingerbread mampu meningkatkan kinerja dan pefroma berbagai macam aplikasi atau fitur yang umum dalam device android seperti game, audio, video kamera Dll. Fungsi dan penerapan copy paste juga telah dioptimalkan. Android Gingerbread juga sudah mendukung user interface hemat energi, keyboard virtual dengan word selection, powermanagent, app control, dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.

2.4.6.      Android Honeycomb (Versi 3.0 / 3.1 )

            Android versi 3.0 / 3.1 Honeycomb adalah salah satu versi android yang dikhususkan bagi pengguna tablet.Os android versi ini tidak bias digunakan pada ponsel / hp anda .fitur fiturnya juga telah dsesuaikan bagi pengguna tablet. Sistem ini didesain khusus dengan kecanggihannya membuat tablet anda berjalan dengan kinerja maksimal.

 

2.4.7.      Android Ice Cream Sandwich / Ics ( Versi 4.0 )

            Android versi 4.0 Ice Cream Sandwich atau disingkat ICS adalah android pertama yang mempunyai fitur abru membuka kunci  dengan pengenalan wajah.android ini juga dklim mampu menghasilakan interface yang lebih halus dan bersih terdapat juga beberapa penambahan font baru pada android versi ICS ini.

2.4.8.      Android Jelly Bean ( Versi 4.1 )

            Jelly bean android versi 4.1 yang diluncurkan pada acara Google I/O membawa fitur fitur baru yang meunawan, bebrpa fitur yang diperbarui dalam sistem operasi ini antara lain, pencarian dengan menggunakan Voice Search yang lebih cepat informasi cuaca lalu lintas, hasil perbandingan olahraga yang cepat dan tepat. Selain itu versi 4.1 ini juga mempunyai fitur keyboard virtual yang lebih baik.Permasalahan umum yang sering ditemui pengguna android adalah bateri, namun Bateri dalam sistem Android Jelly Bean versi 4.1 ini dklaim cukup hemat.

2.4.9.      Android Jelly Bean ( Versi 4.2  )
            Android versi 4.2 ini merupakan versi terbaru dari versi – versi Android sebelumnya. Jelly Bean V.4.2 diklaim lebih  pintar dan inovatif dibandingkan dengan pendahuluannya. Bebrapa fitur yang diperbarui dalam sistem operasi ini antara lain Notifications, Google Assistant, Face unlock dengan Liveness Check, Barrel Roll, Smart Widget, Google Now, Tehnologi Project Butter untuk meningkatkan responsifitas yang sangat baik. Sistem operasi yang cepat dan ringan, Full Chrome browser menjejalah internet menggunakan Google Chrome seperti pada PC.

 

2.4.10.  Android Jelly Bean ( Versi 4.3)

            Beberapa bulan kemarin google mengeluarkan versi terbaru android jelly bean 4.3, terdapat beragam pembaruan fitur pada versi ini diantaranya adalah teknologi smart Bluetooth yang membuat Bluetooth aktif tanpa menguras baterai. Mendukung Open GL ES 3.0, perfrom grafis yang lebih bagus dan realistis. Kecepatan kinerja yang luar biasa cepat serta grafis memukau atau lebih halus.

2.5.            ERD (Entity Relationnship Diagram)

            ERD (Entity Relationship Diagram) pertama kali di deskripsikan oleh Peter Chen (2008) dalam bukunya “The Entity Relationship Model-Toward a Unifield of Data”. Dalam buku ini Chen mencoba merumuskan dasar-dasar model setelah itu dikembangkan dan dimodifikasi oleh Chen dan banyak pakar lain. ERD (Entity Relationship Diagram) adalah pemodelan data utama yang membantu mengorganisasikan data dalam suatu proyek kedalam entitas-entitas dan menentukan hubungan antar entitas atau sejumlah notasi  dan simbol untuk menggambarkan struktur dan hubungan antar data. Ada beberapa macam elemen yang umum digunakan yaitu :
a.    Entitas/Entity adalah suatu tempat atau objek untuk menyimpan data. Contoh: Entitas buku untuk menyimpan atribut mengenai buku (judul buku, kode buku, pengarang). Entity digambarkan dengan persegi panjang.
b.    Atribut berfungsi untuk mendeskripsikan entitas dan atribut mempunyai nilai (harga). Atribut digambarkan dengan simbol ellips.
c.    Relasi/Relationship database adalah kumpulan file yang saling berkaitan. Pada model data relasi hubungan antar file direlasikan dengan kunci relasi. Relasi ini digambarkan dengan garis dalam ERD.
d.   Cardinalitas. Terdapat beberapa pengertian key sehubungan dengan normalisasi dan ERD, antara lain :
a)         Superkey adalah gugus dari sejumlah atribut entiti yang dapat digunakan untuk mengindentifikasi obyek secara unik.
b)        Candidate key adalah superkey yang  jumlah atribut minimal dan dapat berdiri sendiri.
c)         Primary key adalah superkey yang dipilih oleh desainer atau administrator basis data.
            Dalam kardinalitas terdapat relasi dari antar table/instansi untuk menghubungkan key yang telah terhubung. Relasi yang dapat terjadi ialah :
a.       Satu kesatu(One to one)

Pasien

Ditempatkan

Kamar

1

1
Hubungan relasi satu kesatu yaitu setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas B.


b.      Satu kebanyak (One to many)
Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, tetapi setiap entitas pada entitas B dapat berhubungan dengan satu entitas pada himpunan entitas A.




Pegawai

Bekerja

Proyek

1

M


Gambar 2.2 Relasi one to many
(Sumber : Peter Chen, 2008)

c.       Banyak kebanyak (Many to Many)


Mahasiswa


Mengambil

Matakuliah

M

M
Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B.

2.6.            Diagram Konteks

            Fadlil dkk. (2008) Menytakan bahwa Diagram Konteks adalah diagram yang terdiri dari suatu proses dan menggambarkan ruang lingkup suatu sistem. Diagram  konteks merupakan level tertinggi dari DFD yang menggambarkan seluruh input kesistem atau output dari sistem dan memberi gambaran tentang keseluruhan sistem. Sistem dibatasi oleh boundary  (dapat digambarkan dengan garis putus). Dalam diagram konteks hanya ada satu proses. Tidak boleh ada store dalam diagram konteks.
Tabel 2.1 Komponen ( Simbol ) ERD
(Sumber : Fadli dkk, 2008)
1.     Entity




Adalah suato objek yang dapat dibedakan atau dapat diidentifikasikan secara unik dengan objek lainnya, dimana semua informasi yang berkaitan dengannya dikumpulkan. Kumpulan dari Entity yang sejenis dinamakan Entity Set.
2.  Relationship

Adalah hubungan yang terjadi antara satu Entity dengan Entity lainnya. Relationsgip tidak mempunyai keberadaan fisik atau konseptual kecuali yang sejenis dinamakan dengan Relationsgip Diagram.

3.       Atribut
Adalah karakteristik dari Entity atau relationship yang menyediakan penjelasan detail tentang Entity atau relationship tersebut.
4.       Garis
Adalah garis yang menghubungkan/ relasi antara satu table dengan table lain.
           

2.7.            Data Flow Diagram (DFD)

            Data Flow Diagram (DFD) menurut Jogiyanto Hartono (2005) adalah Diagram yang menggunakan notasi simbol untuk menggambarkan arus data system.
            DFD sering digunakan untuk menggambarkan suatu sistem yang telah ada atau sistem yang baru yang akan dikembangkan secara logika dan menjelaskan arus data dari mulai pemasukan sampai dengan keluaran data tingkatan diagram arus data mulai dari diagram konteks yang menjelaskan secara umum suatu system atau batasan system dari level 0 dikembangkan menjadi level 1 sampai system tergambarkan secara rinci. Gambaran ini tidak tergantung pada perangkat keras, perangkat lunak, struktur data atau organisasi file.
            Menurut Jogiyanto Hartono, tahun 2005 dalam bukunya Basia Data ada  beberapa simbol digunakan pada DFD untuk mewakili :
1.      Kesatuan Luar (External Entity)
Kesatuan luar (external entity) merupakan kesatuan (entity) di lingkungan luar sistem yang dapat berupa orang, organisasi, atau sistem lain yang berada pada lingkungan luarnya yang memberikan input atau menerima output dari sistem.
2.      Arus Data (Data Flow)
Arus Data (data flow) di DFD diberi simbol suatu panah. Arus data ini mengalir di antara proses, simpan data dan kesatuan luar. Arus data ini menunjukan arus dari data yang dapat berupa masukan untuk sistem atau hasil dari proses sistem.
3.      Proses (Process)
Proses (process) menunjukan pada bagian yang mengubah input menjadi output, yaitu menunjukan bagaimana satu atau lebih input diubah menjadi beberapa output. Setiap proses mempunyai nama, nama dari proses ini menunjukan apa yang dikerjakan proses.
4.      Simpanan Data (Data Store)
Data Store merupakan simpanan dari data yang dapat berupa suatu file atau database pada sistem komputer.

2.4.5.      Komponen Data Flow Diagram

                        Komponen DFD dapat dilihat pada table 2.2.
Tabel 2.2 Simbol-simbol DFD
(Jogiyanto Hartono 2005)
No.
Simbol
Keterangan
1

Terminator adalah entitas diluar sistem yang berkomunikasi / berhubungan langsung dengan sistem. Terminator dapat berupa orang, sekelompok orang, organisasi, perusahaan/departemen yang berada diluar sistem, diberi nama yang berhubungan dengan sistem tersebut.
2
Arus Data digunakan untuk menerangkan perpindahan data/paket data dari satu bagian ke bagian lainnya. 
3

Suatu proses adalah kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh orang, mesin atau komputerr dari hasil suatu arus data yang masuk ke dalam proses untuk dihasilkan arus data yang akan keluar dari proses. Proses disesuaikan dengan proses / kegiatan yang sedang dilakukan.
4
Data Store adalah tempat penyimpanan data

2.4.5.      Syarat dan Fungsi DFD

            Syarat-syarat pembuatan sebuah DFD, antaralain :
1.      Pemberian nama untuk tiap komponen DFD.
2.      Pemberian nomor pada komponen proses
3.      Penggambaran DFD seseringmungkin agar nyamandilihat.
4.      Penghindaran penggambaran DFD yang rumit.
5.      Emastian DFD yang dibentukitukonsistensecaralogika

Fungsi dari DFD adalah sebagai berikut :
            1.      Membantu para analis sitem meringkas informasi tentang sistem, mengetahui hubungan antar sub-sub sistem, dan membantu perkembangan aplikasi secara efektif.
            2.      DFD berfungsi sebagai alat komunikasi yang baik antara pemakai dan analis sistem. Menggambarkan sejumlah bata sanotomasi untuk pengembangan alternative system fisik.
                                            ­

2.8.      Perangkat Lunak yang Digunakan

            Dalam perancangan aplikasi peneliti menggunakan PHP, MySQL, dan Microsoft Excell 2007.

2.8.1.      PHP

            PHP merupakan singakat dari ”Hypertext Preprocessor” adalah yaitu proses penerjemahan baris kode sumber menjadi kode mesin yang dimengerti komputer secara langsung pada saat baris kode di jalankan. PHP di sebut sebagai Server Side Programming di kerenakan seluruh kode atau skrip di jalankan di server. Hasilnyalah yang di kirim ke klien, tempat pemakai menggunakan browser (Alexander F.K.Sibero,2011).
            Selain itu PHP adalah bahasa scripting yang menyatu dengan HTML dan dijalankan pada server side. Artinya semua sintaks yang kita berikan akan sepenuhnya dijalankan pada server sedangkan yang dikirimkan ke browser hanya hasilnya saja     
            Kelahiran PHP bermula saat Rasmus Ledorf pada tahun 1994 membuat sebuah halaman website pribadi yang tujuanya adalah untuk memperkenalkan halaman website pribadi sekaligus membangun halaman web yang dinamis. PHP pertama di perkenalkan dengan singkatan dari Personal Home Page dan di tulis menggunakan bahasa Perl (Perl Script), kemudian di tulis ulang menggunakan bahasa pemograman C CGI-BIN (Common Gateway Interface_Binary) yang di tunjukkan untuk mengembangkan halaman website yang mendukung formulir dan penyimpanan data. Pada tahun 1995 PHP tool 1.0 diruilis untuk umum, kemudian pengembangannya dilanjutkan oleh Andi Gutmans dan Zeev Suraski. Perusahaan bernama Zend kemudian melanjutkan pengembangan PHP dan merilis PHP versi terakhir pada saat ini ((Alexander F.K.Sibero,2011).
Menurut Abdul Kadir (2008) PHP merupakan bahasa pemrograman berbentuk script yang ditempatkan dalam server dan diproses di server. Hasil dari pengolahan akan dikirimkan ke klien, tempat pemakai menggunakan browser. Secara khusus, PHP dirancang untuk membentuk web dinamis. Artinya, ia dapat membentuk suatu tampilan berdasarkan permintaan terkini. Misalnya, kita bisa menampilkan isi database ke halaman web. Pada prinsipnya, PHP mempunyai fungsi yang sama dengan script seperti ASP (Actives Server Page), Cold Fusion, ataupun Perl

2.8.2.      Dreamwever.

            Adobe Dreamwaver adalah sebuah HTML editor professional untuk mendesain web secara visual dan mengelola situs atau halaman web, Pada Dreamwaver terdapat beberapa kemampuan bukan hanya sebagai software untuk desain web saja tetapi juga untuk menyunting kode serta pembuatan aplikasi web dengan menggunakan berbagai bahasa pemograman web, antara lain JSP,PHP,ASP dan ColdFusion (Madcoms,2011).
Adobe Dreamwaver merupakan aplikasi pengolah halaman web yang sangat popoler sekarang ini. Penggunaanya lebih banyak di bandingkan aplikasi sejenis lainnya, kelebihanya fiturnya atau ruang kerjanya yang banyak sehingga di sukai banyak orang
            Menurut Lukmanul Hakim (2009) Macromedia Dreamweaver adalah sebuah HTML editor profesional untuk mendesain secara visual dan mengelola situs web maupun halaman web. Bilamana kita menyukai untuk berurusan dengan kode-kode HTML secara manual atau lebih menyukai bekerja dengan lingkungan secara visual dalam melakukan editing, Dreamweaver mambuatnya menjadi lebih mudah dengan menyediakan tool-tool yang sangat berguna dalam peningkatan kemampuan dan pengalaman dalam mendesain web.
Dreamweaver dalam hal ini digunakan untuk web desain. Dreamweaver mengikutsertakan banyak tool untuk kode-kode dalam halaman web beserta fasilitas-fasilitasnya, antara lain : Referensi HTML, CSS dan Javascript, Javascript debugger, dan editor kode (tampilan kode dan Code inspector) yang mengizinkan penggunanya untuk mengedit kode Javascript, XML, dan dokumen teks lain secara langsung dalam Dreamweaver. Teknologi Dreamweaver Roundtrip HTML mampu mengimpor dokumen HTML tanpa perlu memformat ulang kode tersebut dan kita dapat menggunakan Dreamweaver pula untuk membersihkan dan memformat ulang HTML bila pengguna menginginkannya. Selain itu Dreamweaver juga dilengkapi kemampuan manajemen situs, yang memudahkan pengguna dalam mengelola keseluruhan elemen yang ada dalam situs. Juga dapat melakukan evaluasi situs dengan melakukan pengecekan Broken link, kompatibilitas browser, maupun perkiraan waktu download halaman web.

2.8.3.      MySQL

                        MySQL adalah sebuah perangkat lunak system manajemen basis data SQL (DBMS) yang multithread, dan multi-user. MySQL adalah implementasi dari system manajemen basisdata relasional (RDBMS). MySQL dibuah oleh TcX dan telah dipercaya mengelola system dengan 40 buah Database berisi 10.000 tabel dan 500 di antaranya memiliki 7 juta baris.
            MySQL dapat digunakan secara berdiri sendiri maupun di lekatkan pada bahasa pemograman seperti C, Visual Basic, Delphi dan lain-lain.

2.8.4.      Website Apk Builder

            APK adalah model paket aplikasi Android (Android PacKage) yang umumnya digunakan untuk menyimpan sebuah aplikasi atau program yang dijalankan pada perangkat Android. APK pada dasarnya berisi kompres file seperti zip file, karena berisi dari kumpulan file.
            Website 2 APK Builder adalah suatu platform yang digunakan untuk mengubah situs web ke Android App. Mengkonversi HTML, CSS, JS, atau URL Web Anda ke Android App. Website 2 APK Builder sangat mudah digunakan, cukup buat penyesuaian langkah demi langkah dengan aplikasi Anda, buat aplikasimu sampai selesai.
            Website 2 APK Builder Pro mudah digunakan dan memungkinkan Anda membuat aplikasi Android dalam hitungan detik. Yang perlu Anda lakukan adalah memilih mode di mana Anda ingin bekerja, dengan mengunggah folder situs lokal atau URL. Anda perlu memilih judul untuk aplikasi Anda, lalu format halaman startup.

            Format halaman yang didukung meliputi HTML, PHP, HTM, JS, dan CSS. Sebagai alternatif, jika Anda memilih mode URL Web, Anda harus menentukan alamat dan awalan yang benar - HTTP atau HTTPS. Pilihan yang salah mungkin menyebabkan aplikasi Anda tidak berjalan dengan baik.





Baca Juga :

  1. Sistem Informasi Geografis Pertokoan Kabupaten Bireuen Berbasis Android 
  2. Sistem Informasi Geografis Penentuan Lokasi Mahasiswa Kerja Praktek (KP) Fakultas Ilmu Komputer Universitas Almuslim

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sistem Informasi Berbasis Web dan Android - Pesantren Miftahul Fallah "

Posting Komentar